Langsung ke konten utama

Unggulan

Punya Anak

Well, meskipun aku (merasa) sudah siap untuk punya anak bahkan sejak sebelum menikah, agaknya gamang juga ketika sekarang sedang mengandung janin 9 minggu. Sampai beberapa hari yang lalu. Aku nangis sesegukan karena teringat sama salah satu jama'ah masjid yang sekarang hidup sendiri pasca suaminya meninggal dunia dan mereka tidak memiliki anak. Walau tetap Allah jua lah yang menakdirkan kita diamanahkan anak atau tidak, tapi perasaanku melihat para janda yang tinggal seorang diri ini jadi kalut. Pasti sepi. Sendiri. Butuh teman. Aku yang juga dulu pernah punya tetangga dekat yang sama persis kondisinya dengan si ibu. Jadi, tahu persis bagaimana keseharian mereka. Sejak saat itu, aku sadar bahwa punya anak itu karunia yang sangat besar dari Allah. Pantaslah memang anak ini disebut sebagai qurrata a'yun (penyejuk mata) bagi orang tuanya. Investasi akhirat. Setidaknya, ada yang bisa dihubungi kalau kita kesepian di masa tua nanti. Makin degdegan menuju HPL 27 Oktober

Menabung Sepanjang Tahun

Kalau ada satu hal yang berhasil secara konsisten aku lakukan sepanjang 2022-2023, maka itu adalah menabung.

Sejak gaji di kantor naik dan punya penghasilan tambahan (karena kerja di 2 tempat), aku ngerasa itu momen yang nggak boleh disia-siain buat menabung sebanyak-banyaknya.

Akhirnya, aku dan temen-temenku bikin project #SavingChallenge 20 juta setahun. Nabung tiap hari Senin dengan nominal bervariasi tapi nggak lebih dari 1,7 juta per bulan. Awalnya ngajak nabung buat modal nikah. Supaya bestie-bestieku ini lebih visioner mempersiapkan pernikahan. Sekaligus buat modal aku nikah juga. Yes, perempuan juga butuh modal finansial.

Setelah berjalan rutin dan minim hambatan selama 6 bulan, aku iseng ajak lagi beberapa temen buat bikin grup nabung dengan nominal dan metode yang berbeda. Kali ini nominalnya 15 juta selama setahun.

Menyusul kemudian, terbentuk lagi grup nabung 5 juta selama 10 bulan. Aku cuma sebagai pengawas dan reminder di grup itu.

FYI, semua tabungan disetor ke Bibit Nabung Bareng. Kalau kamu mau coba daftar pakai Bibit, bisa pakai kode refferal idamys ya biar dapet cashback. *promoceunah

Bulan Juli lalu, genk nabung 20 juta udah bongkar celengan. Akhir Desember lalu, genk 15 juta dan 5 juta juga udah bongkar celengan. Alhamdulillah. Walau nggak semuanya berjalan mulus, ada 1-2 orang yang berhenti di awal atau belum capai target, aku secara pribadi ngerasa bangga sama temen-temenku ini.


Ada 7 orang temen dan diriku sendiri yang akhirnya bisa menaklukkan diri sendiri dan belajar konsisten nabung selama setahun. Nabung itu hal yang sebenarnya sederhana, tapi kalau dilakukan sendirian dan belum terbiasa bakal lebih sulit. Maka, melakukannya secara kolektif bakal lebih menyenangkan.

Selama setahun belakangan, aku punya tabungan yang cukup bahkan buat bantu-bantu cover biaya nikahan. Alhamdulillah, Allah mudahkan proses menabungnya.

Ke depan, aku masih punya penghasilan bulanan. Secara nominal di kertas, mungkin nggak sebanyak sebelumnya karena aku udah nggak kerja di kantor lagi. Tapi yakin banget akutu, rezeki nggak akan kemana. Allah pasti kasih jalan rezeki walau aku nggak kerja 8 to 5 lagi di luar. Jadi, insyaallah bakal tetep jalan nabung rutinnya.

Bismillah.

Komentar

  1. Iseng iseng buka eh ketemu ini Terimakasih ya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yakin iseng, cinta? Kayaknya rutin nih bacain blognya.

      Hapus
    2. Baru balaas lihat hari ini ya

      Hapus
  2. minimal harus berpenghasilan berapa supaya bisa nabung dengan nominal yang sama ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung pada berapa pengeluaran kita. Kalau kita bisa sisihkan pendapatan sebanyak 1,25-1,7 juta per bulan, maka dalam setahun bisa nabung 15-20 juta.

      Hapus

Posting Komentar

jangan sungkan untuk berkomentar ya :)

Postingan Populer