Langsung ke konten utama

Unggulan

Punya Anak

Well, meskipun aku (merasa) sudah siap untuk punya anak bahkan sejak sebelum menikah, agaknya gamang juga ketika sekarang sedang mengandung janin 9 minggu. Sampai beberapa hari yang lalu. Aku nangis sesegukan karena teringat sama salah satu jama'ah masjid yang sekarang hidup sendiri pasca suaminya meninggal dunia dan mereka tidak memiliki anak. Walau tetap Allah jua lah yang menakdirkan kita diamanahkan anak atau tidak, tapi perasaanku melihat para janda yang tinggal seorang diri ini jadi kalut. Pasti sepi. Sendiri. Butuh teman. Aku yang juga dulu pernah punya tetangga dekat yang sama persis kondisinya dengan si ibu. Jadi, tahu persis bagaimana keseharian mereka. Sejak saat itu, aku sadar bahwa punya anak itu karunia yang sangat besar dari Allah. Pantaslah memang anak ini disebut sebagai qurrata a'yun (penyejuk mata) bagi orang tuanya. Investasi akhirat. Setidaknya, ada yang bisa dihubungi kalau kita kesepian di masa tua nanti. Makin degdegan menuju HPL 27 Oktober

HP, You Colors My Life!

Pertama kali saya mengenal produk HP adalah ketika tahun lalu, tepatnya bulan September, orang tua saya membelikan saya netbook HP atau HP Mini. Saya sangat senang mendapatkan hadiah ini karena saya telah menanti-nantikannya sejak lama.

HP Mini ini telah banyak membantu saya dalam pelajaran. Saya semakin mudah mengerjakan tugas-tugas sekolah. Sekadar informasi, saya adalah siswi SMA kelas XII. Sebagai seorang siswi, terutama di akhir semester seperti ini, banyak tugas yang diberikan oleh sekolah sebagai tugas akhir semester. Saya tidak perlu cemas karena dimanapun saya membutuhkan bahan untuk tugas, saya bisa langsung mencarinya di internet melalui modem atau Wi-Fi di sekolah, tentunya dengan HP Mini yang saya miliki.


Menurut saya, HP Mini adalah PC yang sangat cocok digunakan oleh para pelajar. Saya sering “menyelipkan” HP Mini di antara buku-buku pelajaran di tas saya. Saya tidak merasa berat karena body-nya yang mungil membuat saya menganggap itu adalah buku pelajaran. Memang kenyataannya, dewasa ini, barang elektronik seperti laptop atau netbook memiliki tingkat kepentingan yang sama dengan buku-buku pelajaran dan telepon genggam. Sekarang ini, laptop bukan lagi menjadi barang mewah bagi segelintir orang. Laptop telah menjadi sebuah barang yang harus dimiliki dalam sebuah rumah, sama halnya seperti televisi.

Saya punya sedikit pengalaman.

Ketika itu, kami mendapat tugas kelompok pelajaran computer untuk mempresentasikan sebuah logo yang dibuat dari Coreldraw. Nah, kebetulan pada saat itu, HP Mini saya ini sedang di-service. Jadi, kelompok kami tidak bisa menggunakan netbook saya. Untungnya, seorang teman sekelompok saya memiliki laptop HP. Sekadar informasi, laptop HP teman saya juga tidak kalah bagus. Suaranya jernih sekali dan layarnya sangat terang. Wah, kami senang sekali karna berkat laptop HP-nya, presentasi kami berjalan dengan lancar tanpa hambatan seperti jalan tol. Haha.

Lalu, ketika saya dan kelompok saya mendapatkan tugas mengumpulkan dan membuat pembahasan 100 soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia. Saya menjadi ketua kelompoknya. Tentu saja, sebagai seorang ketua kelompok saya harus bertanggung jawab atas tugas kelompok kami. Meskipun saya melewati malam-malam yang larut untuk mengedit dan memeriksa setiap butir soal yang telah kami kumpul dan jawab, saya tetap senang karena malam-malam larut saya itu ditemani oleh HP Mini.

Saya merasa beruntung sekali memiliki HP Mini ini. HP benar-benar mendukung prestasi saya di sekolah. Hari-hari saya semakin indah sejak kehadirannya. Terima kasih, HP. You colors my life!!





we are HP lovers



Saya dan si Mungil






Komentar

Postingan Populer