Langsung ke konten utama

Unggulan

Punya Anak

Well, meskipun aku (merasa) sudah siap untuk punya anak bahkan sejak sebelum menikah, agaknya gamang juga ketika sekarang sedang mengandung janin 9 minggu. Sampai beberapa hari yang lalu. Aku nangis sesegukan karena teringat sama salah satu jama'ah masjid yang sekarang hidup sendiri pasca suaminya meninggal dunia dan mereka tidak memiliki anak. Walau tetap Allah jua lah yang menakdirkan kita diamanahkan anak atau tidak, tapi perasaanku melihat para janda yang tinggal seorang diri ini jadi kalut. Pasti sepi. Sendiri. Butuh teman. Aku yang juga dulu pernah punya tetangga dekat yang sama persis kondisinya dengan si ibu. Jadi, tahu persis bagaimana keseharian mereka. Sejak saat itu, aku sadar bahwa punya anak itu karunia yang sangat besar dari Allah. Pantaslah memang anak ini disebut sebagai qurrata a'yun (penyejuk mata) bagi orang tuanya. Investasi akhirat. Setidaknya, ada yang bisa dihubungi kalau kita kesepian di masa tua nanti. Makin degdegan menuju HPL 27 Oktober

Nice Day with 3 Girls

this posting is especially dedicated for my good friends : Asri, Lydia, Beby.

hari Jum'at kemaren ga akan aku lupakan. seperti kata Lydia, meski cuma beberapa jam, tapi hari itu adalah hari terindah yang pernah ku rasakan sepanjang masa SMA. Jum'at yang indah... tanggal 27 Juli 2007. Petualangan kita goes from here...

pulang sekolah...
kita berempat langsung cabut ke Gemilang Education Centre.. cari cari informasi. sempet bosen juga liat customer service-nya ribet banget ngomongnya. tapi... semua itu sirna setelah kita...

pergi makan bakso Ya' Abu...
hmmm... enak ya?? mak nyus. sebenernya bukan baksonya yang enak. kebersamaan itu yang buat enak. setelah kenyang, we goes to...

Siantar Plaza...
ga tanggung-tanggung. kita jalan kaki dari warung bakso ke sana. padahal jaraknya jauh... huft. capek juga...

di Siantar Plaza...
kita langsung ke kamar mandi.
ambil wudhu, bayar uang WC Rp.1000 (mahal ya?), pergi ke musholla, sholat zuhur.

terus, kita ke Salemba Toko Buku. beli macem-macem barang.
abis itu, Beby & Lydia pamit pulang duluan karena babenya Lydia uda telpon-telpon nyuruh pulang. okay, gapapa. aku & Asri lanjutin ke Metro.

besoknya di sekolah...
Lydia bilang dia dimarahin ama babenya gara-gara hari kemaren. We're so sorry Lyd...

kata terakhir sebagai penutup  :
aku sayang kalian Sri, Lyd, Beb...
semoga persahabatan kita tak lekang oleh waktu dan tetap bersemi selamanya. :))

Komentar

Postingan Populer